Seringkali terjadi kebingungan ketika pemilik bisnis berpikir bahwa setelah mendaftarkan bisnis atau perusahaan mereka di Suruhanjaya Syarikat Malaysia (SSM), nama bisnis mereka secara otomatis sudah menjadi merek dagang (trademark).
Identity Design Creation Advertising Concept
| Bahasa / Language: |
|---|
Seringkali terjadi kebingungan ketika pemilik bisnis berpikir bahwa setelah mendaftarkan bisnis atau perusahaan mereka di Suruhanjaya Syarikat Malaysia (SSM), nama bisnis mereka secara otomatis sudah menjadi merek dagang (trademark). Banyak pertanyaan yang muncul, seperti:
Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita mulai dengan menjelaskan perbedaan antara pendaftaran bisnis dan pendaftaran merek dagang.
Merek dagang untuk nama bisnis dan nama bisnis atau perusahaan adalah dua hal yang berbeda. Mari kita lihat situasinya di Malaysia.
Pendaftaran bisnis (misalnya, perseorangan/kemitraan atau Persekutuan Liabilitas Terbatas) atau perusahaan (Sdn. Bhd.) dan pendaftaran merek dagang diatur oleh hukum yang berbeda. Pendaftaran bisnis diatur oleh Undang-Undang Pendaftaran Bisnis 1956, sedangkan merek dagang diatur oleh Undang-Undang Merek Dagang 1976.
Pendaftaran bisnis atau perusahaan dapat dilakukan melalui SSM (Suruhanjaya Syarikat Malaysia), sedangkan pendaftaran merek dagang dilakukan melalui MyIPO (Perbadanan Harta Intelek Malaysia).
Pendaftaran bisnis atau perusahaan wajib dilakukan jika Anda ingin menjalankan bisnis di Malaysia. Pendaftaran merek dagang tidak wajib, tetapi sangat disarankan untuk melindungi bisnis Anda.
Nama yang dipilih untuk bisnis atau perusahaan Anda harus unik dan tidak identik dengan nama bisnis atau perusahaan lain. Namun, nama yang mirip masih dapat diterima dalam pendaftaran bisnis atau perusahaan.
Sebagai contoh, PETRONAS DAGANG bisa didaftarkan meskipun PETRONAS sudah terdaftar sebagai nama perusahaan. Demikian juga, ADIBAS Sdn. Bhd. bisa didaftarkan meskipun ada ADIDAS.
Sebaliknya, nama, kata, logo, angka, atau merek yang akan didaftarkan sebagai merek dagang tidak boleh sama atau bahkan mirip dengan merek dagang yang sudah terdaftar. Misalnya, ADIBAS bisa ditolak pendaftarannya karena bunyinya mirip dengan ADIDAS.
Ada kasus di mana perusahaan menghadapi tindakan hukum karena menggunakan merek dagang yang terlalu mirip dengan yang sudah ada. Sebagai contoh, penggunaan merek Chipsplus mendapat tindakan hukum karena Chipsmore sudah terdaftar.
Pendaftaran nama bisnis atau perusahaan bertujuan agar Anda dapat menjalankan bisnis secara legal di Malaysia. Pendaftaran merek dagang, di sisi lain, memberi Anda hak eksklusif atas merek dagang tersebut menurut hukum. Setelah merek dagang terdaftar, Anda memiliki hak moral dan ekonomi atasnya.
Pihak lain tidak dapat menggunakan merek dagang Anda tanpa izin. Jika mereka menggunakannya, mereka memerlukan izin Anda dan mungkin harus membayar biaya lisensi.
Jadi, setelah mendaftarkan bisnis atau perusahaan Anda di SSM, apakah Anda masih perlu mendaftarkan merek dagang? Jawabannya adalah YA! Apakah mendaftar di SSM saja sudah cukup? TIDAK! Mengapa?
Karena kedua hal tersebut memiliki tujuan yang berbeda. Meskipun pendaftaran merek dagang tidak diwajibkan, hal ini memberikan manfaat moral dan ekonomi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Jika Anda sudah mendaftarkan nama bisnis atau perusahaan, apakah Anda masih bisa mendaftarkan nama yang sama sebagai merek dagang?
Menurut Pasal 10 (1) (a) dari Undang-Undang Merek Dagang 1976, nama bisnis atau perusahaan dapat didaftarkan sebagai merek dagang asalkan nama tersebut unik dan tidak sama atau hampir sama dengan merek dagang lain yang telah terdaftar sebelumnya.
Prioritas Bisnis: Memilih Antara Dua Pilihan Baik Pengusaha sering beroperasi dalam situasi di mana beberapa… Read More
Biaya peluang adalah nilai dari alternatif terbaik yang Anda lepaskan ketika membuat sebuah pilihan. Konsep… Read More
Artikel BMC OldTown White Coffee ini menguraikan sembilan blok utama yang menjadi fondasi pertumbuhan, ketahanan,… Read More
Pertimbangan bisnis terjadi ketika Anda memilih satu tujuan, proyek, atau produk dibandingkan yang lain karena… Read More
Dalam ilmu ekonomi, kelangkaan dalam bisnis berarti sumber daya terbatas sementara kebutuhan dan keinginan manusia… Read More
Analisis BMC Ruangguru Indonesia ini menyoroti bagaimana perusahaan menciptakan, menyampaikan, dan menangkap nilai dalam pasar… Read More