Model Bisnis Hermes (BMC #069)
Artikel ini merupakan Model Bisnis Hermes yang dianalisis menggunakan Business Model Canvas. Analisis ini menjelaskan bagaimana Hermes menciptakan nilai, menyampaikan nilai, menangkap nilai, dan melindungi posisinya di pasar luxury global.
Analisis BMC Canva (BMC #068)
Artikel ini membahas Analisis BMC Canva dan memberikan ulasan mendalam untuk setiap blok, termasuk ulasan strategis, Value Proposition Canvas, dan rekomendasi perbaikan.
Jual Burger Miliki Tanah
Banyak orang merasa mereka memahami model bisnis McDonald’s. Jual burger. Jual kentang goreng. Jual minuman. Terlihat sederhana. Restoran cepat saji dengan ribuan gerai di seluruh dunia. “Bukankah ini cuma bisnis makanan?” Pertanyaan itu sering muncul. Namun di balik meja kasir, ceritanya berbeda.
Cerita Bisnis

Jual Burger Miliki Tanah

Banyak orang merasa mereka memahami model bisnis McDonald’s. Jual burger. Jual kentang goreng. Jual minuman. Terlihat sederhana. Restoran cepat saji dengan ribuan gerai di seluruh dunia. “Bukankah ini cuma bisnis makanan?” Pertanyaan itu sering muncul. Namun di balik meja kasir, ceritanya berbeda.

Banyak orang merasa mereka memahami model bisnis McDonald’s. Jual burger. Jual kentang goreng. Jual minuman.

Terlihat sederhana. Restoran cepat saji dengan ribuan gerai di seluruh dunia.

“Bukankah ini cuma bisnis makanan?” Pertanyaan itu sering muncul.

Namun di balik meja kasir, ceritanya berbeda.

McDonald’s tidak sekadar membuka restoran. Mereka membeli atau mengendalikan tanah dan bangunan di lokasi strategis. Pinggir jalan tol. Persimpangan kota. Area dengan lalu lintas tinggi.

Secara global, diperkirakan McDonald’s memiliki sekitar 45% tanah dan hampir 70% bangunan dari gerainya. Sisanya tetap dikendalikan melalui sewa jangka panjang. Ini bukan kebetulan. Ini adalah desain model bisnis.

Penerima waralaba yang mengoperasikan restoran membayar sewa jangka panjang kepada McDonald’s. Bukan beberapa bulan. Bertahun‑tahun.

Jadi setiap kali burger terjual, McDonald’s tidak hanya mendapatkan royalti. Mereka juga menerima pendapatan sewa.

“Kalau penjualan turun bagaimana?” Sewa tetap berjalan.

Di sinilah perbedaannya. Pendapatan tidak hanya bergantung pada jumlah burger yang terjual hari itu. Ia didukung oleh aset fisik yang nilainya bisa meningkat.

Model ini menciptakan arus kas yang lebih stabil. Saat ekonomi naik turun, sewa tetap masuk.

Ketika merek semakin kuat, nilai properti sering ikut meningkat. Lokasi yang dulu tampak biasa menjadi properti premium.

Bayangkan sebuah sudut kota kecil 30 tahun lalu. Mungkin terlihat biasa saja. Hari ini, ia menjadi pusat aktivitas komersial. Dan McDonald’s sudah berada di sana lebih awal.

Di depan, pelanggan melihat dapur dan kasir. Anak kecil memegang Happy Meal. Orang dewasa menyeruput kopi.

Di belakang, yang sebenarnya bergerak adalah strategi properti jangka panjang.

Karena itu ada yang berkata, McDonald’s bukan sekadar perusahaan makanan.

“Jadi sebenarnya mereka bisnis apa?”

Ia adalah perusahaan properti yang kebetulan menjual burger.

 

Nazri Ahmad

Published by
Nazri Ahmad

Recent Posts

Model Bisnis Hermes (BMC #069)

Artikel ini merupakan Model Bisnis Hermes yang dianalisis menggunakan Business Model Canvas. Analisis ini menjelaskan… Read More

Mei 7, 2026

Analisis BMC Canva (BMC #068)

Artikel ini membahas Analisis BMC Canva dan memberikan ulasan mendalam untuk setiap blok, termasuk ulasan… Read More

Mei 1, 2026

BMC Mixue (BMC #067)

Analisis BMC Mixue ini menjelaskan bagaimana Mixue membangun salah satu jaringan minuman terbesar di dunia.… Read More

Februari 5, 2026

Model Bisnis Loacker Premium (BMC#066 – BMC Loacker)

Model Bisnis Loacker Premium membuktikan bahwa strategi premium yang disiplin dapat bertahan lebih dari satu… Read More

Januari 26, 2026

Analisis BMC Pizza Hut (BMC #065)

Analisis BMC Pizza Hut. Pizza Hut merupakan salah satu merek pizza global yang paling lama… Read More

Januari 18, 2026

BMC #064 – Analisis BMC Kopiko Indonesia

Analisis BMC Kopiko menunjukkan bahwa fokus pada konsistensi menjadi fondasi keberhasilan. Read More

Desember 5, 2025