Kisah sukses Sudono Salim dan Indomie, dari awal perjuangan sebagai perantau hingga membangun kerajaan bisnis makanan Indonesia yang mendunia.
Dari seorang imigran muda yang mencari kehidupan lebih baik di Indonesia hingga menjadi pendiri salah satu konglomerasi paling berpengaruh di Asia Tenggara, perjalanan Sudono Salim membuktikan bahwa kesuksesan besar dapat dimulai dari keberanian melihat peluang sederhana.
Siapa sangka sebungkus mi instan yang harganya terjangkau dapat menjadi salah satu produk makanan Indonesia yang paling dikenal di dunia?
Dari kamar kos mahasiswa di Jakarta hingga supermarket di Nigeria, Indomie telah menjadi pilihan jutaan konsumen yang menginginkan makanan praktis, lezat, dan ekonomis.
Namun, di balik kesuksesan merek legendaris ini terdapat kisah seorang pengusaha yang membantu membentuk industri makanan modern Indonesia.
Namanya Sudono Salim, atau dikenal pula sebagai Liem Sioe Liong.
Ia bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan pendiri Salim Group, konglomerasi besar dengan kepentingan bisnis di sektor makanan, perbankan, distribusi, dan berbagai industri lainnya.
Meskipun Indomie pertama kali diluncurkan oleh perusahaan lain pada 1972, merek tersebut kemudian menjadi bagian dari kerajaan bisnis keluarga Salim melalui konsolidasi perusahaan dan ekspansi usaha.
Kisah sukses Sudono Salim dan Indomie memperlih