Temukan Kisah Sukses Tolak Angin, dari racikan jamu Rakhmat Sulistio pada 1930 hingga berkembang menjadi bisnis herbal bernilai triliunan rupiah.
Bagaimana seorang pengusaha perempuan mengubah racikan jamu sederhana menjadi merek legendaris yang dikenal lintas generasi.
Bayangkan sebuah racikan jamu tradisional yang awalnya dibuat dengan peralatan sederhana, kemudian berkembang menjadi produk yang dikenal oleh jutaan masyarakat Indonesia.
Itulah perjalanan luar biasa di balik Tolak Angin, salah satu merek jamu paling terkenal di Indonesia.
Jauh sebelum apotek modern, supermarket, dan platform belanja digital menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, masyarakat Indonesia telah mengenal jamu sebagai warisan pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Di tengah tradisi tersebut, muncul seorang perempuan bernama Rakhmat Sulistio, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam meracik rempah-rempah.
Pada 1930, ia mulai mengembangkan ramuan herbal yang kelak dikenal sebagai Tolak Angin.
Siapa sangka, racikan sederhana itu akan menjadi